
TURIN - Juventus dan Bayern Munchen harus melakoni laga hidup mati untuk menentukan langkah ke babak 16 besar. Juve sedikit di atas angin karena hanya butuh hasil imbang untuk lolos. Di sisi lain, beban Bayern lebih berat. Duta Jerman itu harus menang untuk melenggang ke babak berikutnya.
Tekanan untuk Bayern bertambah berat karena mereka harus bertandang ke markas Juve di Stadion Olimpico, Turin, dini hari nanti (siaran langsung RCTI pukul 02.45 WIB). Sebaliknya, posisi Juve lebih menguntungkan. Selain tampil di depan tifosi sendiri, Alessandro Del Piero dkk punya bekal penting berupa kemenangan atas Inter Milan di ajang Liga Italia Serie A Minggu lalu (6/12).
"Jika kami kalah dari Bayern, kemenangan atas Inter menjadi tidak berarti. Sebab, kami akan tersingkir dari Liga Champions. Menang atas Inter memang menyenangkan. Tapi, saya ingin lebih dari itu," ungkap arsitek Juve Ciro Ferrara kepada Tuttosport.
Pada bentrok pertama di kandang Bayern Oktober lalu, Juve menahan imbang tuan rumah tanpa gol. Tapi, hal itu tak membuat kubu Juve jemawa. Apalagi, Bayern datang dengan mengusung ambisi besar.
"Hasil seri memang sudah cukup. Tapi, kami ingin menang atas mereka. Kami merasa ada tekanan karena kami memang melakukan banyak kesalahan ketika melawan Bordeaux. Saat itu, seharusnya kami tidak kalah," bilang Claudio Marchisio, gelandang Juve, kepada Sky Sport.
Saat butuh kekuatan penuh di lini belakang, Juve terancam tidak bisa menurunkan Giorgio Chiellini untuk menemani Fabio Cannavaro di jantung pertahanan. Dia tidak berada dalam kondisi 100 persen karena cedera betis. Namun, tuan rumah masih memiliki Nicola Legrottaglie.
Di lini depan, Ferrara tidak punya masalah, meski Vincenzo Laquinta belum pulih dari cedera. Juve punya lebih banyak opsi seiring kembalinya Alessandro Del Piero dan David Trezeguet.
Jangan lupa, Juve punya catatan positif ketika menjadi tuan rumah di pentas Liga Champions. Nyonya Tua -julukan Juve- melewati 16 pertandingan tanpa kalah. "Tetap saja kami harus rendah hati dan melakukan yang terbaik," ujar Del Piero seperti dikutip Reuters.
Sementara itu, kubu Bayern menegaskan tekad tak ingin tersingkir dari Liga Champions. "Bayern bukanlah tim yang pantas tereliminasi pada babak pertama. Kami akan lakukan apa pun agar lolos," kata striker Mario Gomez seperti dilansir AFP.
Beban berat dipikul pelatih Bayern Louis van Gaal. Petinggi Bayern menginginkan tim itu lolos ke fase berikutnya. "Fase knockout adalah target kami dan semua berharap tim ini bisa mewujudkannya," tegas Karl-Heinz Rummenigge, presiden Bayern.
Jika kalah, bukan tidak mungkin posisi Van Gaal tergusur. Sebab, performa Bayern di kompetisi domestik pun tidak stabil, sekalipun sekarang bertengger di posisi empat klasemen sementara. Posisi Van Gaal bakal dievaluasi setelah Natal. (ham/ca)
Sumber: Jawapos

Tidak ada komentar:
Posting Komentar